Jumat, 26 Agustus 2011

Liburan di Pare - Kampung Inggris.

Liburan kuliah semester ini, aku bersama 2 sahabat gilaku tersayang
memutuskan untuk pergi ke pare belajar bahasa inggris bersama. Sungguh
aku mendapat kesan pertama yang buruk. Cuaca yg di siang hari sangat
panas sedangkan malam hari dingin membuat kulitku bentol" seperti org
sakit. Wajah sensitifku pun mulai mengeluarkan jerawat. Daan, kulitku
mnjadi lebih hitam yg baru aku sadari ternyata menjadi permanent
sekarang. I really wanted to go home at that time. Tapi setelah minggu
kedua, aku sadar aku mendapatkan pengalaman yang berharga. Mendapatkan
keluarga baru. Mendapatkan coach terhebat dengan mata yang terindah,
koko. Mendapatkan guardian angel -- awalnya aku tidak tahu harus
menyebutnya apa,aku rasa guardian angel adalah panggilan tepat
untuknya. Dia selalu ada dengan segala bantuan yang ak butuhkan,
hendry. Dan ak punya bigbro yang selalu memotivasiku, keke. Aku merasa
berat meninggalkan ini semua. Meski aku tinggal hanya selama dua
minggu. Aku melakukan banyak hal bodoh dengan sahabatku disana. Begitu
sepele dan remeh, tapi aku begitu merindukannya saat kembali ke
surabaya. Aku rindu dengan lagu stereo love- edward maya yang menjadi
lagu alarm untuk bangun sahur. Lagu beautiful - akon disaat kita
menganggur. Lagu semusim - marcel dan goodbye my lover- james blunt
disaat sahabatku sedang galau. Tentu saja aku masih medengarkan lagu
itu sekarang, di rumahku, tapi suasananya berbeda. Aku rindu dengan
kamar 116 - kamar kost terpewe. Aku juga kangen saat malam datang
disana, karena insting gila dan jahil ku bersama sahabat-sahabatmu
muncul dengan derasnya ketika malam hari. Tentu saja aku tidak sabar
untuk kembali lagi kesana, yang pasti dengan suasana dan petualangan
yang berbeda. Aku juga gak sabar untuk bisa mendapat nilai tertinggi
lagi saat test grammar. Can't wait it. I miss you badly, Pare :*

--
Dikirim dari perangkat seluler saya

Rabu, 22 Juni 2011

Jus Ajaib :)

Emang bnr istilah klo smua penyakit pasti ada obatnya. Awalnya aku ga
terlalu percaya. tapi setelah terapi jus, aku bisa ngerasain
khasiatnya yg signifikan hanya dalam seminggu. Aku sakit maag akut
sejak thn 2008. Hal itu benar-benar membatasi aktivitasku. Bahkan
untuk puasa saja aku gak bisa maksimal dan itu bnr-bnr menyiksaku. Aku
suda berobat dimana-dimana. Ke dokter, hingga ke pengobatan
tradisional. Tetapi itu semua tdk membuahkan hasil yang maksimal. Aku
hampir saja menyerah, hinnga akhirnya kakakku menyarankan aku ntuk ke
terapis. Ketika si terapis memeriksa perutku, dia berkomentar, "oh,
perutmu 'jelek' sekali". Itu benar-benar menohok. Karena keinginan ku
untuk sembuh yg begitu besar, aku memutuskan untuk ke toko buku dan
membeli buku panduan terapi jus. Entah knp ak begitu yakin sekali.
Disitu tertulis disaat pagi hari minum jus wortel dan bayam. Sedangkan
siang hari minum jus bayam. Dan saat malam hari minum jus wortel,
beet, dan timun. Karena buah beet sulit dicari, ak meminum bahan" yg
lain. seminggu kemudian ak pergi ke terapis lg, dan ia berkata,
"perutmu udah 'bagus', tp tetap jangan makan telat dlu ya". Rasanya
semangatku tumbuh kembali. Ak begitu bersyukur sekali. Silahkan
mencoba ya :)

--
Dikirim dari perangkat seluler saya